"Ketika pena telah diangkat, dan lembaran-lembaran telah mengering..."

Konfigurasi Samba Server on RedHat Machine

Samba adalah program yang bersifat open source yang menyediakan layanan berbagi berkas (file service) dan berbagi alat pencetak (print service), resolusi nama NetBIOS, dan pengumuman layanan (NetBIOS service announcement/browsing). Sebagai sebuah aplikasi file server, Samba mengizinkan berkas, alat pencetak, dan beberapa sumber daya lainnya agar dapat digunakan oleh banyak pengguna dalam keluarga sistem operasi UNIX, dan mengizinkan interoperabilitas dengan sistem operasi Windows. Samba dibuat berdasarkan protokol Server Message Block (SMB), oleh Andrew Tridgell.



Ok, sekilas diatas adalah Abstraksi mengenai Protokol Samba dan Implementasinya yg saya intip di : wikipedia.org


====================================================================


1. Set IP Pada Redhat Linux (masuklah ke console shell)


# setup


2. Pilih Network Configuration -> (Tekan Tab) Run Tool


3. Pilih network devices yang aktif (dalam project kali ini device eth0, yang akan saya pakai untuk koneksi ke local (client windows)


4. Kemudian isilah IP Statis dan Netmask yang sesuai dengan subnetting infrastruktur jaringan yang akan anda bangun/dalam project kali ini saya memasukkan IP server dengan IP kelas C : 202.100.10.1/28 (255.255.255.240) untuk 16 client


5. Pastikan tanda * pada Use DHCP [ ] anda hilangkan, kemudian (Tekan Tab) Pilih OK -> Quit


6. Ketikkan perintah di console


# service network restart


perintah ini untuk merestart setup tool (dalam hal ini Network Configuration device)


7. Kemudian kita pindah ke client untuk men-set IP client (Windows client)
masuk ke Network Connections -> Local Area Connection -> klik kanan-> properties





8. Pilih Properties -> Internet Protocols TCP/IP dan masukkan Subnetting IP untuk client
/dalam project kali ini saya memasukkan IP kelas C : 202.100.10.5/28 (255.255.255.240) untuk 16 client



9. Pilih OK dan buka command prompt, lalu cobalah tes ping ke computer server jika ada respon reply packet (ack) dari computer server maka koneksi anda berjalan, namun jika tidak cobalah untuk merepair Local area network atau cek fisik kabel/lan card anda.


10. Cek juga ping dari computer server anda ke computer client


11. Kemudian cek service paket samba, apakah paket ini sudah terinstall atau belum dengan mengetikkan perintah


# rpm qa | grep samba


jika paket samba sudah terinstal maka akan keluar output seperti ini :




namun, jika paket samba belum ada, anda bisa mendownloadnya disini


12. lalu masuklah ke dalam direktori etc/samba


# cd /etc/samba/

# ls –l

# nano smb.conf


13. setelah itu carilah tag Global settings dan edit workgroup, server string dan netbios name dengan nama konfigurasi anda sendiri lalu simpan dengan menekan Ctr+O dan Keluar Ctrl-X



14. lalu carilah pada bagian tag [homes] share definitions dan ubah command menjadi yes pada browseable dan writable



15. Selanjutnya Ketikkan perintah



# service smb start

# service winbind start

# smbpasswd –a root (menambah user root menjadi user samba)

# passwd [*****] (masukkan password root)



Note : Anda juga bisa menambahkan user2 baru untuk mengakses file sharing ini dengan menambahkan user unix dan user samba yang lainnya (dalam project kali ini saya memasukkan user “zaid”)



# useradd zaid (menambah user unix)

# passwd [zaid]


New unix password : [masukkan password unix (root)]


# smbpasswd –a zaid

# password [*****]


(dalam project kali ini saya memasukkan dua user : faza dan zaid)



16. Kemudian kita beralih lagi ke computer client dan mengubah workgroup menjadi sama dengan workgroup yang kita masukkan pada smb.conf (dalam project kali ini saya memasukkan workgroup dengan nama MDGS-SERVER



16. Klik OK lalu beberapa saat wizard pada windows akan mencari workgroup aktif yang sama dan akan muncul halaman ini jika konfigurasi kita berhasil


Welcome to the MDGS-SERVER workgroup


setelah itu klik OK dan restart





17. Setelah computer di restart maka untuk mengecek dan membuka koneksi workgroup yang telah kita buat masuklah ke:


My Network Place -> Klik Kanan Explore -> Entire Network -> Microsoft Windows Network -> MDGS-SERVER



18. Dan apabila pada explore terlihat ada 2 buah netbios yang aktif , Cobalah masuk pada computer server (dalam project kali ini : INCENT (Incent-Server)


19. Masukkan SMB User dan Password yang telah anda buat sebelumnya (misal user faza ) Klik OK



20. Maka akan keluar tampilan dua buah folder yang disharing pada computer server
contoh folder home dan user faza dimana anda bebas untuk bersharing ria files anda yg berharga itu.



Sekian :) ...


by : Zaid Amin


Share:

No comments:

Post a Comment

Insan Agung

Popular Posts

Powered by Blogger.